<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kabar baru dot com &#187; Hukum</title>
	<atom:link href="http://kabarbaru.com/category/hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kabarbaru.com</link>
	<description>Portal Berita Beda</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Oct 2011 07:35:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Dien Kutuk Pelaku Bom Cirebon</title>
		<link>http://kabarbaru.com/nasional/dien-kutuk-pelaku-bom-cirebon/</link>
		<comments>http://kabarbaru.com/nasional/dien-kutuk-pelaku-bom-cirebon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2011 06:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bom]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Syamsudin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarbaru.com/?p=787</guid>
		<description><![CDATA[Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin mengutuk aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Menurut Dien,  pelaku bertujuan untuk mengganggu umat Islam sehingga takut beribadah di masjid. &#8220;Jelas kita semua mengutuk aksi teror seperti itu apalagi dilakukan di dalam masjid. Pelakunya jelas tidak berperikemanusiaan dan berketuhanan,&#8221; kata Dien dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 370px"><img title="Dien Syamsudin" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/02/din-syamsuddin.jpg" alt="" width="360" height="260" /><p class="wp-caption-text">Dien Syamsuddin</p></div>
<p>Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin mengutuk aksi bom bunuh diri di  Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Menurut Dien,  pelaku bertujuan untuk mengganggu umat Islam sehingga takut  beribadah di masjid.<br />
<span id="more-787"></span><br />
&#8220;Jelas kita semua mengutuk aksi teror  seperti itu apalagi dilakukan di dalam masjid. Pelakunya jelas tidak  berperikemanusiaan dan berketuhanan,&#8221; kata Dien dalam rilis yang dikirim ke media, Sabtu (16/4/2011).</p>
<p>Menurut dia, tindakan pelaku  tersebut jauh dari nilai agama. &#8220;Besar kemungkinan tindakan itu  bertujuan untuk mengganggu umat Islam sehingga tidak nyaman dan bahkan  takut beribadah dalam masjid,&#8221; ujar Din yang kini sedang menghadiri The  US-Islamic World Forum di Washington, DC, ini.</p>
<p>Din meminta pemerintah, khususnya Polri agar mengusut tuntas dan menyingkap aktor intelektualis di belakang aksi bom bunuh diri.</p>
<p>Selain itu, lanjut dia, pemerintah diharapkan bersungguh-sungguh menjaga keamanan dan rasa aman masyarakat.</p>
<p>Ledakan  di aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra yang berada di lingkungan  Mapolres Cirebon Kota terjadi pukul 12.15 WIB saat imam mengucapkan  takbir (takbiratul ikhram) di awal salat Jumat.</p>
<p>Ledakan berasal  dari seorang pria berpakaian hitam di barisan dekat para pejabat  Polresta. Diduga ledakan merupakan bom bunuh diri. Sejumlah korban  terkena serpihan bom berupa paku. Tak hanya Kapolresta, Kasat Lantas  Polres Cirebon dan imam salat Jumat pun menjadi korban.</p>
<ul class="related_post"><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/bom-dikira-daging-qurban/" title="Bom Dikira Daging Qurban"><img src="" alt="Bom Dikira Daging Qurban" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/bom-meledak-dari-sepeda-ontel/" title="Bom Meledak Dari Sepeda Ontel"><img src="" alt="Bom Meledak Dari Sepeda Ontel" /></a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarbaru.com/nasional/dien-kutuk-pelaku-bom-cirebon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Busyro Titip RUU KY</title>
		<link>http://kabarbaru.com/hukum/busyro-titip-ruu-ky/</link>
		<comments>http://kabarbaru.com/hukum/busyro-titip-ruu-ky/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2010 12:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[busyro Muqoddas]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Yudisial]]></category>
		<category><![CDATA[KY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarbaru.com/?p=708</guid>
		<description><![CDATA[Program-program Komisi Yudisial selama 5,5 tahun terakhir sudah ‘on the track’. Kerjasama dengan berbagai lembaga, termasuk dengan masyarakat madani sudah dilakukan. Yang jadi masalah dan ganjalan bagi KY adalah suprastruktur, yakni penyusunan RUU Komisi Yudisial. Masalah itulah yang kini dititipkan Ketua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas kepada komisioner baru. “Kami tinggalkan RUU KY, semoga menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Program-program  Komisi Yudisial selama 5,5 tahun terakhir sudah ‘on the track’.  Kerjasama dengan berbagai lembaga, termasuk dengan masyarakat madani  sudah dilakukan. Yang jadi masalah dan ganjalan bagi KY adalah  suprastruktur, yakni penyusunan RUU Komisi Yudisial.</p>
<p>Masalah  itulah yang kini dititipkan Ketua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas  kepada komisioner baru. “Kami tinggalkan RUU KY, semoga menjadi agenda  komisioner baru,” kata Busyro di sela-sela acara pisah sambut komisioner  KY, di Jakarta, Selasa (21/12).</p>
<p>Masa  tugas Busyro dan lima komisioner lain resmi berakhir. M. Thahir  Saimima, Mustafa Abdullah, Zainal Arifin, Chatamarrasjid, dan Soekotjo  Soeparto mengakhiri 5,5 tahun masa tugas mereka di Komisi Yudisial.  Busyro sendiri otomatis memulai tugas barunya sebagai Ketua Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah Presiden SBY melantiknya, sehari  sebelum acara pisah sambut di KY.</p>
<p>Pada  saat bersamaan tujuh orang komisioner baru resmi menjalankan tugas.  Mereka adalah hakim agung Abbas Said, Guru Besar Ilmu Hukum Universitas  Padjadjaran Eman Suparman, Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden  Taufiqurrahman Syahuri, mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Pasundan  Jaja Ahmad Jayus, mantan anggota Komisi Hukum DPR Imam Anshori Saleh,  mantan Ketua Komisi Banding Merek Ibrahim, dan akademisi UII Yogyakarta  Suparman Marzuki.</p>
<p>Sebagian  materi Undang-Undang No. 22 Tahun 2004 yang selama ini menjadi payung  hukum KY, dianulir Mahkamah Konstitusi pada 2006 silam. Berbagai upaya  dan advokasi dilakukan Komisi agar DPR dan Pemerintah segera memperbaiki  payung hukum KY. Kesan ada perlakuan diskriminatif terhadap KY dan  peradilan tidak bisa dihindari. Paket Undang-Undang bidang peradilan  sudah lebih dulu direvisi. Sebaliknya, proses revisi Undang-Undang KY  baru masuk pembahasan Daftar Isian Masalah (DIM). RUU in akan menjadi  luncuran program legislasi DPR dan Pemerintah pada 2011 mendatang.</p>
<p>Busyro  Muqoddas berharap RUU KY bukan hanya mengatur wewenang, tetapi juga  bagaimana membuat KY yang lebih responsif. Dengan karyawan sekitar 200  orang dan anggaran Rp58 milar (2010), KY harus bisa menjalankan tugas  antara lain mengawasi perilaku hakim se- Indonesia.</p>
<p>Komisioner  baru, Suparman Marzuki, punya harapan yang sama. RUU KY seyogianya  dibahas dan dirampungkan DPR. “Kami akan terus mengawal dan mendorong  agar sesegera mungkin diselesaikan,” ujarnya kepada <em>hukumonline</em>.</p>
<p>Agenda  pertama para komisioner adalah memilih ketua dan wakil ketua, serta  koordinator bidang. Setelah melakukan pemilihan Ketua KY, para  komisioner akan melakukan <em>assessment</em> (evaluasi  penilaian) lewat bidang-bidang kerja yang ada di KY, seperti bidang  rekrutmen, pengawasan, SDM, kerja sama organisasi. “Kami akan <em>assessment</em>, apa, bagaimana, dan sudah sampai dimana bidang-bidang itu, agar kita punya <em>start</em> yang baik, mana yang harus diperbaiki atau tidak perlu,” kata Suparman.</p>
<p>Program KY  sebelumnya seperti penelitian putusan dan posko-posko pengaduan di  daerah akan diteruskan. Justru hal ini juga akan diperkuat. “(Anggota)  KY hanya tujuh orang. Tanpa bantuan <em>civil society</em>, <em>nggak</em> mungkin,” kata Suparman. (sumber: hukumonline)</p>
<h2  class="related_post_title">Random Posts</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://kabarbaru.com/olahraga/serena-mundur-dari-us-open/" title="Serena Mundur Dari US Open"><img src="" alt="Serena Mundur Dari US Open" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/jatim/surabaya-dipenuhi-aksi-demo/" title="Surabaya Dipenuhi Aksi Demo"><img src="" alt="Surabaya Dipenuhi Aksi Demo" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/muhammadiyah-11-agustus-awal-ramadhan/" title="Muhammadiyah: 11 Agustus Awal Ramadhan"><img src="" alt="Muhammadiyah: 11 Agustus Awal Ramadhan" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/sq-pemenang-pemilukada-gresik-2010/" title="SQ Pemenang Pemilukada Gresik 2010"><img src="" alt="SQ Pemenang Pemilukada Gresik 2010" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/rumah-aspirasi-pakai-twitter-saja-pak-dewan/" title="Rumah Aspirasi : Pakai Twitter Saja Pak Dewan"><img src="" alt="Rumah Aspirasi : Pakai Twitter Saja Pak Dewan" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/panglima-tni-harus-usut-kekerasan-di-papua/" title="Panglima TNI Harus Usut Kekerasan Di Papua"><img src="" alt="Panglima TNI Harus Usut Kekerasan Di Papua" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/gus-mat-diduga-melakukan-ritual-sesat/" title="Gus Mad, Diduga Melakukan Ritual Sesat"><img src="" alt="Gus Mad, Diduga Melakukan Ritual Sesat" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/persibo-optimis-menang-laga-perdana-di-lpi/" title="Persibo Optimis Menang Laga Perdana di LPI"><img src="" alt="Persibo Optimis Menang Laga Perdana di LPI" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/jenazah-istri-dien-samsudin-dimakamkan/" title="Jenazah Istri Dien Samsudin Dimakamkan"><img src="" alt="Jenazah Istri Dien Samsudin Dimakamkan" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/empat-wilayah-lokasi-dipakai-hunian-korban-wasior/" title="Empat Wilayah Lokasi Dipakai Hunian Korban Wasior"><img src="" alt="Empat Wilayah Lokasi Dipakai Hunian Korban Wasior" /></a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarbaru.com/hukum/busyro-titip-ruu-ky/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Investigasi Kasus Suap Hakim MK, Senin Mulai Kerja</title>
		<link>http://kabarbaru.com/nasional/tim-investigasi-kasus-suap-hakim-mk-senin-mulai-kerja/</link>
		<comments>http://kabarbaru.com/nasional/tim-investigasi-kasus-suap-hakim-mk-senin-mulai-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 15:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[mahfud md]]></category>
		<category><![CDATA[mk]]></category>
		<category><![CDATA[Refly Harun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarbaru.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[kabarbaru-Jakarta- Tim investigasi mafia perkara di Mahkamah Konstitusi (MK)  akan mulai bekerja pada Senin (8/11) . Tim ini akan bekerja selama satu bulan, untuk mengungkap adanya dugaan suap hakim MK. &#8220;Senin, Insyaallah mulai kerja,&#8221; kata Ketua MK, Mahfud MD usai menerima kedatangan ketua tim investigasi Refly Harun dilantai 15 Gedung MK, Jakarta, Rabu (3/11) malam. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-621" href="http://kabarbaru.com/nasional/tim-investigasi-kasus-suap-hakim-mk-senin-mulai-kerja/attachment/mk/"><img class="alignleft size-medium wp-image-621" title="mk" src="http://kabarbaru.com/wp-content/uploads/2010/11/mk-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>kabarbaru-Jakarta</strong>- Tim investigasi mafia perkara di Mahkamah Konstitusi (MK)  akan mulai bekerja pada Senin (8/11) . Tim ini akan bekerja selama satu bulan, untuk mengungkap adanya dugaan suap hakim MK.<br />
<span id="more-620"></span><br />
&#8220;Senin, Insyaallah mulai kerja,&#8221; kata Ketua MK, Mahfud MD usai menerima kedatangan ketua tim investigasi Refly Harun dilantai 15 Gedung MK, Jakarta, Rabu (3/11) malam.</p>
<p>Pertemuan satu jam tersebut, Refly didampingi praktisi hukum tata negara Saldi Isra dan Sekjen MK Djanedri M Gaffar.</p>
<p>Ketua Tim Investigasi Dugaan Suap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Refly Harun mengaku sudah mengantongi nama anggota yang akan membantunya untuk melakukan investigasi internal MK. Namun, eks staf ahli MK tersebut masih enggan menyebut nama orang itu.</p>
<p>&#8220;Ada di kantung saya, tanya saja kantung saya,&#8221; kata Refly yang didampingi Saldi Isra di ruangan ketua MK, Rabu malam.</p>
<p>Ia mengungkapkan, Senin akan memberikan dua nama dan akan memulai kerjanya sebagai tim investigasi.</p>
<p>Sebelumnya, Refly juga meminta kejelasan atas hak, kewajiban dan wewenanganya selama menjadi ketua investigasi kepada Mahfud MD. Pertemuan malam ini akhirnya memberikan kejelasan soal itu.</p>
<p>Menurut Mahfud, tim investigasi akan bekerja sepenuhnya pada hari Senin (8/11) dan mengenai hak, kewajiban dan wewenang tim tersebut akan diumumkan dihari pertama kerja.</p>
<p>&#8220;Sekarang kesepakatan-kesepakatan dasar yang paling utama itu harus menunjukkan kalau MK itu bersih. Bersih artinya kalau memang terbukti ya harus dibersihkan, itu komitmen. Kalau tidak terbukti juga harus dibersihkan namanya bahwa itu tidak ada. Itu yang disepakati,&#8221; jelasnya. (po/tik)</p>
<h2  class="related_post_title">Random Posts</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://kabarbaru.com/olahraga/serena-mundur-dari-us-open/" title="Serena Mundur Dari US Open"><img src="" alt="Serena Mundur Dari US Open" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/mancanegara/10-orang-aneh-yang-tidak-patut-ditiru/" title="10 Orang Aneh Yang Tidak Patut Ditiru"><img src="" alt="10 Orang Aneh Yang Tidak Patut Ditiru" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/abama-datang-wartawan-istana-dipindah/" title="Obama Datang, Wartawan Istana Dipindah"><img src="" alt="Obama Datang, Wartawan Istana Dipindah" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/dahlan-proyeksi-mentri-bumn/" title="Dahlan Proyeksi Mentri BUMN"><img src="" alt="Dahlan Proyeksi Mentri BUMN" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/ariel-patahkan-kamera-trans-tv/" title="Ariel Patahkan Kamera Trans TV"><img src="" alt="Ariel Patahkan Kamera Trans TV" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/olahraga/marchetti-beda-dengan-buffon/" title="Marchetti, Beda Dengan Buffon"><img src="" alt="Marchetti, Beda Dengan Buffon" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/olahraga/lampu-belum-nyala-persibo-terancam-laga-di-luar/" title="Lampu Belum Nyala, Persibo Terancam Laga Di Luar"><img src="" alt="Lampu Belum Nyala, Persibo Terancam Laga Di Luar" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/satu-lagi-tki-kita-disiksa-di-arab/" title="Satu Lagi TKI Kita Disiksa Di Arab"><img src="" alt="Satu Lagi TKI Kita Disiksa Di Arab" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/gus-mat-diduga-melakukan-ritual-sesat/" title="Gus Mad, Diduga Melakukan Ritual Sesat"><img src="" alt="Gus Mad, Diduga Melakukan Ritual Sesat" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/mancanegara/tiga-petugas-dkp-masih-belum-jelas/" title="Tiga Petugas DKP Masih Belum Jelas"><img src="" alt="Tiga Petugas DKP Masih Belum Jelas" /></a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarbaru.com/nasional/tim-investigasi-kasus-suap-hakim-mk-senin-mulai-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korupsi Di Bina Pelayanan Medik Kemenkes Mulai Disidik</title>
		<link>http://kabarbaru.com/nasional/korupsi-di-bina-pelayanan-medik-kemenkes-mulai-disidik/</link>
		<comments>http://kabarbaru.com/nasional/korupsi-di-bina-pelayanan-medik-kemenkes-mulai-disidik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 15:11:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarbaru.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[kabarbaru-Jakarta - Kejaksaan Agung  memulai melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan ambulans dan peralatan kesehatan pada Setjen Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan tahun anggaran 2009. &#8220;Sejak Jumat (29/11) Penyidik Pada JAM Pidsus Kejaksaan Agung telah mulai melakukan penyidikan,&#8221; jelas Kapuspenkum Babul Khoir dalam acara jumpa pers Selasa (2/11) di Gedung Puspenkum Kejaksaan Agung, dirilis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-616" href="http://kabarbaru.com/nasional/korupsi-di-bina-pelayanan-medik-kemenkes-mulai-disidik/attachment/ambulance/"><img class="alignleft size-medium wp-image-616" title="ambulance" src="http://kabarbaru.com/wp-content/uploads/2010/11/ambulance-300x194.jpg" alt="" width="300" height="194" /></a>kabarbaru-Jakarta </strong>- Kejaksaan Agung  memulai melakukan penyidikan  dugaan tindak pidana korupsi pengadaan ambulans dan peralatan kesehatan  pada Setjen Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan tahun anggaran  2009.</p>
<p><span id="more-615"></span>&#8220;Sejak Jumat (29/11) Penyidik Pada JAM Pidsus Kejaksaan  Agung telah mulai melakukan penyidikan,&#8221; jelas Kapuspenkum Babul Khoir  dalam acara jumpa pers Selasa (2/11) di Gedung Puspenkum Kejaksaan  Agung, dirilis <em>kejaksaan.go.id.</em></p>
<p>Babul Khoir menambahkan,  proses penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur  Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor :  Prin-147/F.2/Fd.1/10/2010 tanggal 29 Oktober 2010.</p>
<p>Menurutnya,  dalam kasus korupsi ini memang belum diketahui berapa jumlah kerugian  negara yang pasti dan juga belum ditetapkan tersangkanya.</p>
<p>Namun,  diharapkan dalam perkembangan penyidikan  akan dapat diketahui jumlah  kerugian negara. “Ditingkatkannya perkara korupsi ini dari tahap  penyelidikan ke tahap penyidikan dikarenakan adanya indikasi korupsi  seperti telah terjadi kemahalan harga dalam penetapan HPS (Harga Pedoman  Setempat) pengadaan ambulans dan peralatan kesehatan, di mana pembuatan  HPS tersebut tidak mengacu kepada Keppres Nomor 80 Tahun 2003,” pungkas  Babul.</p>
<ul class="related_post"><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/5-tersangka-korupsi-lapter-p21/" title="5 Tersangka Korupsi Lapter P21"><img src="" alt="5 Tersangka Korupsi Lapter P21" /></a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarbaru.com/nasional/korupsi-di-bina-pelayanan-medik-kemenkes-mulai-disidik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerkosa Anak Tiri Dilepas</title>
		<link>http://kabarbaru.com/hukum/pemerkosa-anak-tiri-dilepas/</link>
		<comments>http://kabarbaru.com/hukum/pemerkosa-anak-tiri-dilepas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2010 04:26:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan belawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarbaru.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[kabarbaru-Medan, Ayah tiri, Awi alias Kamat,  warga JalanTiti Papan Kecamatan Medan Labuhan, yang disangka mencabuli hingga memperkosa anak tirinya, SV , dilepaskan petugas Polres Pelabuhan Belawan, setelah satu bulan ditahan. Peristiwa itu terungkap ketika SV bersama kakeknya, Apo , mendatangi Unit Perlindungan Perempuan Anak (UPPA) Sat I/Tipidum Dit Reskrim Poldasu, Rabu (20/10).“Kami sangat kecewa dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>kabarbaru-Medan,</strong> Ayah tiri, Awi alias Kamat,  warga JalanTiti Papan  Kecamatan Medan Labuhan, yang disangka mencabuli hingga memperkosa anak  tirinya, SV , dilepaskan petugas Polres Pelabuhan Belawan, setelah satu  bulan ditahan.</p>
<p><span id="more-573"></span></p>
<p>Peristiwa itu terungkap ketika SV bersama kakeknya, Apo , mendatangi  Unit Perlindungan Perempuan Anak (UPPA) Sat I/Tipidum Dit Reskrim  Poldasu, Rabu (20/10).“Kami sangat kecewa dengan pihak Polres Pelabuhan  Belawan. Soalnya tersangka yang ditahan bulan April 2010 lalu malah  ditangguhkan bulan Mei 2010. Parahnya lagi, meski Kapoldasu sudah  memerintahkan Kasat Reskrim, AKP Donni Alexander,  harus menahan Awi  namun perintah pimpinannya itu tidak digubris,&#8221; kata Apo, kepada  wartawan usai minta perlindungan hukum ke Poldasu.</p>
<p>Parahnya lagi,  kata Apo , disaat dirinya mempertanyakan kasus penangguhan pemerkosaan  yang menimpa cucunya itu, justru Kasat Reskrim AKP Doni Alexander  marah.”Itu hak kami. Nggak apa-apa ditangguhkan. Hukum tetap diproses,&#8221;  kata Apo mengulangi ucapan Kasat Reskrim itu. Pokoknya, kami sangat  kecewalah, ngak nyangka gitu polisi Belawan, katanya lagi.</p>
<p>Dalam  kesempatan itu, korban, SV meceritakan peristiwa yang dialaminya.  Pertama kali, dirinya diperkosa di kawasan Kota Bangun tepatnya di  kandang ayam, sepulang les sekira pukul 21.00 wib. Begitu selesai  memperkosa, bapak tirinya lalu mengancamnya. &#8220;Jangan ngomong sama  siapa-siapa ya. Nanti kamu kupukul,&#8221; terang korban yang dipertegas Mei  Chen .</p>
<p>Berselang beberapa hari, ayah tirinya itu kembali  memperkosanya disaat dirinya lagi tidur. &#8220;Aku lupa tanggal dan  bulannya,&#8221; ucap anak kedua dari dua bersaudara dengan polos.</p>
<p>Mei  Chen dan Apo mengaku, peristiwa itu terungkap karena korban berubah jadi  pendiam dan tak mau masuk Taman Kanak-kanak (TK) lagi. “Kami bingung,  korban tidak mau sekolah lagi,” aku Mei Cheng dan Apo .</p>
<p>Karena  korban sudah beberapa hari tidak masuk TK, gurunya datang kerumah. Saat  itulah, korban menceritakan tidak mau sekolah lantaran kemaluannya  sakit. “Anu saya sakit, ayah memasukkan anunya,” kata korban sembari  menunjukkan bagian tubuhnya yang sakit. Bahkan, korban sempat  mempraktekkan bagaimana cara ayah tirinya itu berbuat tidak senonoh  kepadanya.</p>
<p>Mendengar cerita itu, guru korban kaget lalu meminta  agar Apo dan Mimi (Neneknya) membuat pengaduan ke polisi. Lalu, tanggal  16 April 2010, Mimi bersama korban mendatangi Polres Pelabuhan Belawan  untuk membuat pengaduan.</p>
<p>Beberapa hari kemudian, Awi alias Kamat  ditangkap dan ditahan. Namun sebulan mendekam dalam tahanan Polres  Pelabuhan Belawan, diapun dilepas dengan alasan penangguhan tapi  kasusnya tetap lanjut ke pengadilan.Kapolres Pelabuhan Belawan,  AKBP.Endro Kiswanto, ketika dikonfirmasi melalui handphon, tidak  mengangkat HPnya. (starberita)</p>
<h2  class="related_post_title">Random Posts</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://kabarbaru.com/jatim/ka-logawa-terguling-di-saradan-5-tewas/" title="KA Logawa Terguling di Saradan, 5 Tewas"><img src="" alt="KA Logawa Terguling di Saradan, 5 Tewas" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/jatim-juarai-kejurnas-aeromodeling/" title="Jatim Juarai Kejurnas Aeromodeling"><img src="" alt="Jatim Juarai Kejurnas Aeromodeling" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/anggota-dewan-pks-jember-dipecat/" title="Anggota Dewan PKS Jember Dipecat"><img src="" alt="Anggota Dewan PKS Jember Dipecat" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/hatta-pan-2014-peringkat-2/" title="Hatta: PAN 2014 Peringkat 2"><img src="" alt="Hatta: PAN 2014 Peringkat 2" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/hukum/busyro-titip-ruu-ky/" title="Busyro Titip RUU KY"><img src="" alt="Busyro Titip RUU KY" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/hukum/yusril-ladeni-jaksa-agung/" title="Yusril Ladeni Jaksa Agung"><img src="" alt="Yusril Ladeni Jaksa Agung" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/jatim/naqsabandiyah-besaran-hari-ini/" title="Naqsabandiyah Besaran Hari Ini"><img src="" alt="Naqsabandiyah Besaran Hari Ini" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/22-april-puncak-hujan-meteor/" title="22 April Puncak Hujan Meteor"><img src="" alt="22 April Puncak Hujan Meteor" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/sby-buka-muktamar-muhammadiyah-dari-madinah-via-satelit/" title="SBY Buka Muktamar Muhammadiyah Dari Madinah Via Satelit "><img src="" alt="SBY Buka Muktamar Muhammadiyah Dari Madinah Via Satelit " /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/saat-penyerbuan-densus-88-ust-ghozali-tidak-melawan/" title="Saat Penyerbuan Densus 88, Ust Ghozali Tidak Melawan"><img src="" alt="Saat Penyerbuan Densus 88, Ust Ghozali Tidak Melawan" /></a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarbaru.com/hukum/pemerkosa-anak-tiri-dilepas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendagri Geleng Kepala: banyak tersangka Korupsi yang menang Pilkada</title>
		<link>http://kabarbaru.com/hukum/mendagri-geleng-kepala-banyak-tersangka-korupsi-yang-menang-pilkada/</link>
		<comments>http://kabarbaru.com/hukum/mendagri-geleng-kepala-banyak-tersangka-korupsi-yang-menang-pilkada/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 03:37:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[gunawan fauzi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarbaru.com/?p=537</guid>
		<description><![CDATA[kabarbaru- Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengaku heran, tersangka korupsi bisa menang dalam pemilihan kepala daerah. Bahkan kata dia,  tersangka korupsi yang menang pemilihan kepala daerah tak hanya di satu melainkan ada beberapa orang. &#8220;Bukan hanya di Boven Digoel saja tapi ada tempat lain juga,” kata Gamawan, di Jakarta, hari ini menanggapi menangnya, calon incumbent [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>kabarbaru</strong>- Menteri Dalam Negeri, <a href="http://www.beritasatu.com/articles/read/2010/8/1029/komisi-negara-akan-dirampingkan">Gamawan Fauzi</a> mengaku heran, tersangka korupsi bisa menang dalam pemilihan kepala daerah. Bahkan kata dia,  tersangka korupsi yang menang pemilihan kepala daerah tak hanya di satu melainkan ada beberapa orang.</p>
<p><span id="more-537"></span></p>
<p>&#8220;Bukan hanya di Boven Digoel saja tapi ada tempat lain juga,” kata Gamawan, di Jakarta, hari ini menanggapi menangnya, calon <em>incumbent</em> Yusac Yaluwo dalam pemilihan kepala daerah di Boven Digoel, <a href="http://www.beritasatu.com/articles/read/2010/8/1006/perlu-badan-pengawas-otsus-papua">Papua</a>.</p>
<p>Yusac yang berpasangan dengan Yesaya Merasi memenangkan pilkada Boven Dogole mengalahkan pasangan  Averius Songmen-Eksan Haremba dan Simon Siwoya-Paulus Wanggimop, 31 Agustus 2010. Dari hasil hitung cepat yang dilakukan oleh Konsultan Citra Indonesia,  Yusak memperolah suara sebanyak 42,13 persen dan menang di 10 dari 13 distrik yang ada di Boven Digoel.</p>
<p>Kader Partai Demokrat itu akan menjadi bupati Boven Dogole untuk periode 2010-2015.</p>
<p>Kemenangan Yusac cukup mengejutkan karena dia berstatus tersangka dan tahanan dalam kasus korupsi APBD 2005-2007 yang merugikan negara hingga Rp 49 miliar. Yusac kini menjadi tahanan KPK sejak ditangkap 15 April 2010.</p>
<p>Menurut Wakil Ketua KPK, <a href="http://www.beritasatu.com/articles/read/2010/9/1118/akademi-penangkap-koruptor">Haryono Umar</a>, seharusnya KPU Kabupaten Boven Digoel mengetahui bahwa Yusac merupakan tersangka dan kini sedang menjalani penahanan di rumah tahanan Cipinang.</p>
<p>“Saya yakin KPUD sudah tahu dan mungkin mereka akan bertanya kepada kami [KPK]. Nanti kami jelaskan kalau tersangka di KPK itu sudah [disidang] di pengadilan karena kami tidak bisa menghentikan proses penyidikan kasus korupsi ini,” kata  Haryono.</p>
<p>Dia mengaku baru tahu, kalau Yusac memenangkan pilkada. “Kemungkinan begini, masyarakat tidak mendapat informasi yang lengkap. Kan kalau sudah jadi tersangka akan jadi terdakwa. Menurut Undang-Undang biasanya sudah dicopot,” kata Haryono.</p>
<p><strong>Tetap Dilantik</strong></p>
<p>Gamawan  tak menjelaskan siapa saja tersangka korupsi yang memenangkan pilkada selain Yusac. Namun menurut catatan ada beberapa tersangka korupsi yang memenangkan pilkada.</p>
<p>Antara lain Gubernur terpilih Bengkulu, <a href="http://www.beritasatu.com/articles/read/2010/7/690/tersangka-tetap-akan-dilantik">Agusrin Maryono Najamudin</a>, yang tersandung  kasus dugaan korupsi dana bagi hasil pajak bumi dan bangunan dan BPHTB senilai Rp  21,3 miliar.  Agusrin ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak dua tahun lalu.</p>
<p>Di Lampung, Bupati Lampung Timur, <a href="http://www.beritasatu.com/articles/read/2010/7/690/tersangka-tetap-akan-dilantik">Satono</a>, yang berstatus tersangka juga memenangkan pilkada 1 Juli silam. Satono ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Lampung sejak tahun lalu  dalam kasus dugaan penyimpangan APBD Lampung Timur senilai Rp 119 miliar. Dana dari kas daerah itu disimpan ke BPR Tripanca Sediana tapi kemudian BPR ini dinyatakan pailit sehingga sebagian besar dana APBD ini pun ikut lenyap.</p>
<p>Lalu ada <a href="http://www.beritasatu.com/articles/read/2010/7/690/tersangka-tetap-akan-dilantik">Teddy Tengko</a>, yang memenangkan pilkada Kepulauan Aru, Maluku, April silam.  Teddy menjadi tersangka karena diduga terlibat kasus korupsi APBD 2005-2007 sebesar Rp 30 miliar sejak Maret 2010.</p>
<p>Ada juga <a href="http://www.beritasatu.com/articles/read/2010/7/690/tersangka-tetap-akan-dilantik">Moch Salim </a>yang memenangkan pilkada Bupati Rembang, April 2010. Tiga bulan kemudian, Salim ditetapkan sebagai tersangka  dalam kasus dugaan korupsi penyertaan modal kepada PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya dari APBD 2006 dan 2007.</p>
<p>Gamawan mengatakan, pertanyaan kenapa para tersangka korupsi menang di pilkada, harus ditanyakan kepada masyarakat pemilih.</p>
<p>&#8220;Kalau soal pelantikannya, tetap dilantik, karena baru tersangka bukan terdakwa. Tapi kalau memang dilanjutkan,  jadi terdakwa, maka kita akan dinonaktifkan sementara,” kata Gamawan.</p>
<h2  class="related_post_title">Random Posts</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/saat-penyerbuan-densus-88-ust-ghozali-tidak-melawan/" title="Saat Penyerbuan Densus 88, Ust Ghozali Tidak Melawan"><img src="" alt="Saat Penyerbuan Densus 88, Ust Ghozali Tidak Melawan" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/dahlan-proyeksi-mentri-bumn/" title="Dahlan Proyeksi Mentri BUMN"><img src="" alt="Dahlan Proyeksi Mentri BUMN" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/olahraga/gu-taklukkan-persis-4-0/" title="GU Taklukkan Persis 4-0"><img src="" alt="GU Taklukkan Persis 4-0" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/ibukota/lansia-lumpuh-dapat-ktp/" title="Lansia lumpuh Dapat KTP"><img src="" alt="Lansia lumpuh Dapat KTP" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/olahraga/juve-usir-diego-dengan-16-juta-euro/" title="Juve Usir Diego Dengan 16 Juta Euro"><img src="" alt="Juve Usir Diego Dengan 16 Juta Euro" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/jenazah-istri-dien-samsudin-dimakamkan/" title="Jenazah Istri Dien Samsudin Dimakamkan"><img src="" alt="Jenazah Istri Dien Samsudin Dimakamkan" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/jatim/minta-tunjangan-pendidikan-karyawan-pt-petrocentral-mogok/" title="Minta Tunjangan Pendidikan, Karyawan PT Petrocentral Mogok"><img src="" alt="Minta Tunjangan Pendidikan, Karyawan PT Petrocentral Mogok" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/anggota-dewan-pks-jember-dipecat/" title="Anggota Dewan PKS Jember Dipecat"><img src="" alt="Anggota Dewan PKS Jember Dipecat" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/uang-baru-ri-berlaku-2014/" title="Uang Baru RI Berlaku 2014"><img src="" alt="Uang Baru RI Berlaku 2014" /></a></li><li><a href="http://kabarbaru.com/nasional/amien-rais-aisyiah-harus-pegang-kunci-bangsa/" title="Amien Rais: Aisyiah Harus Pegang Kunci Bangsa"><img src="" alt="Amien Rais: Aisyiah Harus Pegang Kunci Bangsa" /></a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarbaru.com/hukum/mendagri-geleng-kepala-banyak-tersangka-korupsi-yang-menang-pilkada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

